Panduan Cara Menggunakan E Faktur Pajak Terbaru - Faktur pajak mulai tahun 2016 ini sudah menggunakan E Faktur untuk seluruh bidang usaha. E Faktur ini sebenarnya sudah dirilis sejak tahun 2014 namun mulai diberlakukan untuk semua pengusaha kena pajak pada tahun 2016. Dengan adanya E Faktur ini sangat memudahkan bagi para pengusaha untuk bertransaksi dengan pelanggannya yang jauh. Hal ini dikarenakan E Faktur bekerja secara online dan juga cepat. Cara menggunakan E Faktur pajak ini juga sangat mudah dan bisa dipelajari dengan cepat.



Berikut Ini Adalah Panduan Lengkap Cara Pengoperasian E Faktur Pajak

1. Langkah pertama cara menggunakan E Faktur pajak adalah membuat folder pada komputer atau laptop . Folder ini bisa ditempatkan pada folder Data D atau ditempatkan pada folder Data E, untuk pembuatan folder sendiri sangat disarankan untuk tidak membuatnya pada Data C. Untuk nama folder ini bisa dinamai dengan nama perusahaan Anda.

2. Langkah Selanjutnya yang harus dilakukan Anda harus terlebih dahulu mendownload sertifikat pajak elektronik melalui e-Nofa. Untuk mendapatkan sertifikat ini, Anda cukup dengan mengakses efaktur.pajak.go.id kemudian login dengan menggunakan nomor NPWP dan password aktivasi yang sebelumnya sudah dikirim melalui email.

3. selanjutnya Setelah berhasil masuk pada aplikasi e-Nofa maka cara menggunakan E Faktur pajak adalah mengunduh sertifikat digital yang ada pada link disebelah kiri.Nah Jika sudah selesai mengunduh, setelah itu masukkan folder yang terunduh tadi pada folder yang telah disiapkan sebelumnya.

Baca juga:
Cara Menggunakan Setrika Uap yang Tepat
Panduan Lengkap Cara Menggunakan ATM Bersama Tarik Dan Tranfer Uang
Cara Menggunakan BRI Mobile Untuk Kemudaha Transaksi

4. Langkah berikutnya setelah mendapatkan sertifikat digital yaitu mengunduh aplikasi E Faktur yang telah disediakan. Nah Aplikasi E Faktur ini sendiri tersedia dalam berbagai jenis, Anda bisa mengunduhnya sesuai dengan Windows yang digunakan pada pc ataupun laptop Anda.

5. setelah aplikasi didapat Selanjutnya , maka Anda diharuskan untuk mengextract file sertifikat digital pada folder yang sudah dibuat tadi.

6. kemudian cara pengoperasian aplikasi E Faktur sendiri adalah membuka terlebih dahulu aplikasi E Faktur yang sudah diunduh tadi. Setelah membukanya Anda diharuskan memlih database yang akan digunakan, silahkan pilih local databse lalu pilih conect.

7. Tunggulah beberapa saat kemudian masukkanlah NPWP dan masukkan juga folder sertifikat digital yang telah diextract pada folder yang sudah dibuat sebelumnya, kemudian pilih oke dan masuk ke passpahrase yang merupakan password awal pada saat Anda membuat sertifikat digital sebelumnya.

8. Kemudian Setelah itu, masukkanlah kode aktivasi yang sudah dikirim oleh kantor pajak melalui kantor pos. Kemudian masukkan kode yang sudah tertera setelah itu pilih submit lalu lakukanlah register.

9. Cara menggunakan E Faktur pajak langkah terakhir nya ialah Anda di diharuskan untuk mengisi form registrasi berisi nama user, nama lengkap serta password yang sebelumny digunakan untuk membuka aplikasi E faktur tersebut. Setelah selesai melakukan registrasi user, maka Anda sudah dapat menggunakan aplikasi E Faktur pajak.

Dengan adanya aplikasi E Faktur ini, maka tidak diperlukan tanda tangan lagi yang tertulis melainkan akan menggunakan QR code pada setiap fakturnya. Hal ini tetu saja akan sangat memudahkan para pengusaha kena pajak dalam memberikan faktur kepada setiap pelanggannya. Selain dari itu, cara penggunakan aplikasi E Faktur pajak ini yang sangat mudah sehingga dapat memudahkan dalam membuat faktur untuk usaha.Selamat mencoba.